tentang penulis ^-^

Foto saya
Haii sahabat DL :) Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak Menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu...ƪ(٥´▽`٥)ʃ SELAMAT MEMBACA :D. jangan lupa FOLLOW ya.Thanks

Jumat, 30 Desember 2011

In Memoriam ...Selamat Jalan...Mimpi yang indah


Senyummu..
Tawamu...
Tangismu..
Tak akan pernah hadir dalam hari" kita lagi
semua telah hilang begitu cepat..
kenangan yang kau berikan begitu singkat
Kau telah meninggalkan kita disini
Kau pergi dengan kedamaian

Ribuan airmata jatuh..
dari mereka yang menyayangimu
Do'a kita yang mengiringi kepergianmu
Tuhan menjemputmu..karena Dia menyayangimu, Sayang

Kami disini mengikhlaskanmu
Kau gadis baik nan Sholeha
Surga lah tempatmu kelak
Nantikan kami di pintu surga nanti..

Selamat jalan, Sayang
Tenang dan Bahagialah kau disana
Kita semua menyayangimu
Kita tak akan melupakan semua kenangan kita bersama
Kami disini akan selalu merindukanmu

In Memoriam : SYAHIDA ALFIANA RAHMA (07.Desember.2011)

Sehati Satu Jiwa ~ ♫♪♫

kita selalu bersama dalam suka dan duka
menghadapi dunia dan mencari bahagia

aku hanyalah setengahku jika tak bersama dirimu
segala mimpi dan harapan takkan bisa terwujudkan
aku tak bisa menghitungnya berapa kali engkau ada
kini esok dan selamanya di saat sedih dan gembira

kita selalu bersama dalam suka dan duka
menghadapi dunia dan mencari bahagia
kita selalu bersama dalam suka dan duka
aku harap selamanya sehati satu jiwa

tak ada manusia sempurna, kesalahan kan selalu ada
aku harap kau memaafkan semua salah yang ku lakukan
aku akan di sampingmu seperti kau selalu di sampingku
kita hadapi segala rintangan dan masalah

kita selalu bersama dalam suka dan duka
menghadapi dunia dan mencari bahagia
kita selalu bersama dalam suka dan duka
aku harap selamanya sehati satu jiwa

apapun yang kan terjadi (yang terjadi)
kita kan selalu bersama karena kau sahabat terbaikku

kita selalu bersama dalam suka dan duka
menghadapi dunia dan mencari bahagia

kita selalu bersama dalam suka dan duka
menghadapi dunia dan mencari bahagia
kita selalu bersama dalam suka dan duka
aku harap selamanya sehati satu jiwa

Say Thanks

Makasih buat yang udah follow blog ku ini...
makasih buanyak deh..:D

Kata Bijak

Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda

Jadilah kamu manusia yang pada kelahiranmu semua orang tertawa bahagia, tetapi hanya kamu sendiri yang menangis dan pada kematianmu semua orang menangis sedih, tetapi hanya kamu sendiri yang tersenyum

Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putus-nya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu.

Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain

Kamis, 29 Desember 2011

Luka Ku *Diaryku


Andai cinta tak ada..
Tak akan ada kecewa ..
Andai cinta tak mendua..
tak akan ada air mata..
Ada denting nada luka
yang mengalun sepi di relung hati
bila ingatan akan dirimu hadir mengusik
tlah kucoba melangkah menjauh darimu
melupakan beningnya tatap bola matamu..
sayangnya aku tak pernah bisa

Andai kau mau mendengar..
alunan lagu rindu yang kulantunkan
semua tentangmu..
hanya kamu
Aku sungguh tak sanggup pergi darimu..
bintangku...
mataku mungkin tak selalu bisa melihatmu..
raga ku mungkin tak selalu ada di sampingmu..
tapi percayalah..di hatiku hanya ada dirimu

SAHABAT


Butuh 1 menit untuk membenci sesorang..
Butuh 1 jam untuk menyakiti seseorang..
Tapi..Butuh seumur hidup untuk mencari sahabat sejati..

Berapa lamakah kita akan berteman?
apakah selama bintang bersinar dilangit?
atau mungkin sampai lautan kehabisan air?
Namun yang aku inginkan adalah sampai akhir hayatku.
kalian adalah sahabatku
Aku tidak pernah berharap untuk menjadi orang terpenting dalam hidup kalian..
aku hanya berharap...
suatu hari nanti..
jika kalian melihat sebuah batu nisan
yang bertuliskan NAMAKU
kalian akan tersenyum dan berkata..
"DIA SAHABAT SEJATIKU"

I LOVE YOU MY FRIENDS

Selasa, 27 Desember 2011

KAMU..harapan semu! *Diaryku

kamu yang selalu mewarnai hari-hariku..
hanya kamu yang bisa membuatku tersenyum dan menangis..
kamulah yang selalu aku rindukan
hanya kamu yang ada di hatiki..
cuma kamu yang selalu membuatku merasa nyaman
senyummu yang selalu menghiasi setiap detikku
kamulah yang bisa membuat tiap hembus nafasku begitu berarti
kamulah yang memberikan makna dalam hidupku..
hanya kamu yang setiap detik aku rindukan
cuma kamu yang membuat setiap detikku terasa begitu indah
bayanganmu yang selalu muncul dalam benakku
berada disisimu aku bahagia
dengan dirimu ku temukan cinta dan kehidupan
tapi..memilikimu adalah HARAPAN SEMU..

Kusadari,..meski bintang bersinar di langit indah
aku takkan mampu hinggapi sinarnya ..

By : Della Zhafira

Lagu Terakhir *Cerpenku

Cahaya jingga mewarnai langit, sore itu. Tiupan angin lembut menyentuh kulit lembut Allyra, di pinggir danau kecil nan indah, Allyra memainkan senar gitar dengan jemari-jemarinya yang lincah. Dengan gelisah dia lantunkan lagu Once_Dealova ♫♪♫. Hingga lagu yang Allyra mainkan usai, orang yang dia tunggu-tunggu tak kunjung datang. Sudah lebih dari setengah jam dia menunggunya. Dia tak pernah berubah, selalu saja terlambat. Batin Allyra. Hampir saja Allyra hendak pergi dari tempatnya, hingga akhirnya cowok tinggi dan bertubuh atletis muncul di depannya dengan nafas terengah-engah.

“Maaf Lyr, tadi gue ada sedikit masalah sama anak-anak.” Ucap Randy dengan nafasnya yang masih memburu.

“Huh! Lo selalu aja cari-cari alasan. Gue disini udah setengah jam lebih tau! Lo kira gak capek apa nungguin lo” kata Allyra dengan wajah cemberut.

“yaaah lyr, jangan pake ngambek dong. Ntar tambah cantik loo.hehe.”

“Udah! Jangan pake ngerayu gue deh Ran, gak mempan tau!.” Allyra memasang wajah jengkel

“tuh, kan gue nggak ngerayu lagi. Emang kalo lagi cemberut gitu tambah cantik.” Goda Randy.

“Dasar Randy, tau aja cara ngeluluhin hati gue. Dasar!” batin Allyra yang udah mulai mengeluarkan senyum yang manja pada Randy.

“Hahahaha. Senyum juga akhirnya. Allyra,.. Allyra gue kenal lo uda dari kecil lagi. Kita sahabatan juga dari kecil. Gue hafal sifat lo. Gak usa malu-malu gitu kalee. Muka lo merah tuh.:p ” kata Randy dengan menjulurkan lidahnya dan kemudian tertawa.

Allyra tersipu. Mereka pun segera menuju ke sanggar seni milik kakak Randy. Seperti biasa, Allyra menemani sahabatnya itu menyelesaikan lukisannya. Dan kata Randy hari ini dia akan melukis Allyra. Tapi, Allyra bosan juga berpose selama berjam-jam. Randy dengan sibuknya menggoreskan warna-warna di atas kanvasnya, tanpa memperdulikan Cewek itu yang sudah ingin pingsan karena duduk terlalu lama.

“jangan gerak-gerak dong Lyr. Ntar lukisannya juga berubah.” Celetuk Randy

“aku capek, Ran. Lo kira gak retak nih tulang-tulang gue lo suruh pose berjam-jam?” jawab Allyra jengkel.

“jangan lebay deh. Lagian masih untung tuh lo gue lukis pake pose duduk.”

“sama aja pokoknya gue udah gak betah. Sebagai gantinya lo ntar harus traktir gue.”

“udah, gampang. Uda deh jangan cerewet, kalo lo cerewet ini gambar jadi gambar monyet!” kata Randy sambil tertawa.

Allyra pun hanya diam sambil menahan jengkel.

===== oOoOoO =====



“lyr? Kok makanannya gak lo makan sih. Kenapa? Ada masalah?”

“hmmmmmm...mereka Ran. Gue uda capek. Gue nggak tahan lagi.”

“Mereka bertengkar lagi, Lyr?”

“Ya.” Jawabku singkat

“mending lo bicarain baik-baik deh sama mereka, lyr.”

“Sampe mulut gue berbusa juga mereka nggak pernah berubah..udah ah Ran, gue males ngomongin mereka. Kita pulang yuk. Eh ini lukisan gue bawa ya. “

“Ya udah lah. Iyalah bawa aja. Itu emang buat lo.“ mereka pun berjalan meninggalkan Restoran Jepangfavorit mereka. Randy pun mengantar Allyra pulang dengan mobil kesayangannya.

Sampai akhirnya mereka pun tiba di depan rumah mewah berwarna putih. Rumah Allyra.

“masuk dulu Ran?”

“nggak usah, Lyr. Gue buru-buru.”

“Oh, Oke. Makasih ya Ran, buat lukisannya dan juga udah ngenterin gue pulang.”

“Sip.” Kata Randy dengan mengacungkan ibu jarinya dari kejauhan. Mobil Randy terlihat sudah menjauhi rumah Allyra.



Allyra pun memasuki rumah dan mendapati rumahnya sedang kosong. Mamanya mungkin sibuk dengan salon miliknya. Dan papanya sudah pasti sibuk dengan kantornya. Bi Inah sedang menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Malam ini, tinggal Allyra sendiri di rumah. Allyra melangkah menuju kamarnya di lantai dua dengan langkah gontai. Allyra menutup pintu kamar. Dia memandangi lukisan Randy, lalu memasang di dinding tepat di sebelah foto nya dan Randy saat berumur 13 tahun dengan seragam biru-putih. Allyra tersenyum.

Kemudian, dia duduk, mengambil gitarnya, dan memetik tiap helai senar, dan melantunkan lagu favoritnya Yui_Love and Truth ♫♪♫. Setelah lagu yang Love and Truth usai, Allyra menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur, hembusan angin membawanya ke alam yang damai. Hingga akhirnya dia tertidur.

===== oOoOoO =====

“Allyra! Allyra! Kamu hari ini sekolah kan? Sudah jam setengah tujuh lyr!” teriakan mama Allyra membuat Allyra terpaksa membuka mata. Allyra menatap jam dengan malas. Allyra loncat dari kamar tidurnya menuju kamar mandi, setelah menyadari waktu menunjukkan pukul setengah tujuh lewat.

Setelah siap. Allyra berlari ke lantai bawah, menghampiri mamanya yang sudah menunggunya di meja makan.

Allyra melihat mata mamanya sembab. “ Mama? Mama habis nangis? Mama kenapa?”

“Mama nggak papa, Allyra. Sudah siang, segera sarapan dan berangkat.”

“Iya, Ma. Papa mana, Ma?”

“hmmm..” mama hanya menarik nafas panjang.

“Papa nggak pulang lagi semalam?” tanyaku.

Mama mengangguk pelan. Aku pun menarik nafas panjang. Sudah beberapa hari ini Papa jarang ke rumah.

“Sayang, berangkatlah. Kamu terlambat nanti.”

“Iya ma.” Ku turuti perintah mama karena memang waktu tak bisa berkompromi. Ku salami tangan Mama dan aku berlari menuju mobilku.



===== oOoOoO =====

Sampai di sekolah Allyra langsung menuju ke kelas dengan wajah suntuk.

“Kenapa, Lyr?” tanya Icha

“Setelah ini ulangan Kimia. Gue belum belajarnih! Mana gue lagi suntuk .” Jawab Allyra

“Ada masalah, Lyr?”

“Hmm, lo bisa nebak kan gue kenapa?”

“Oh, Papa lo lagi ya, Lyr?” Jawab Icha dengan memasang wajah prihatin.

“Ya.” Jawab Allyra singkat

“Udah lah. Namanya juga orang tua. Mereka udah dewasa kali, Lyr. Yang penting lo kan udah nasehatin mereka, suatu saat mereka akan sadar akan kesalahan mereka.” Jelas Ichak dengan panjang lebar.

“Ya. Mungkin lo bener. Makasih banget ya, Chak.” Allyra mulai tersenyum

Kelas Allyra, kelas 2 IPA 3 sedang ribut dengan ulangan kimia. Nampaknya kelasnya sudah tidak seperti kelas, tapi kayak pasar minggu. Tak lama kemudian keadaan kelas berubah menjadi hening, setelah Bu Alvin memasuki ruang kelas.

===== oOoOoO =====



Hari ini memang hari sial bagi Allyra. Nggak tau mimpi apa dia semalam sampai ketiban sial yang bertubi-tubi kayak gini. Setelah ulangan kimia di dua jam pertama yang bikin otak mau copot, di jam kedua Pak Agung, guru Fisika ikut-ikutan memberi ulangan dadakan di kelas Allyra dan di jam terakhir Bu Ivon memberi ulangan lisan Bahasa Jerman. Sial Allyra bertambah lagi setelah ia tidak mendapati Adel, sahabatnya dikelas 2 IPS 1. Dan penderitaan Allyra semakin bertubi-tubi saat dia melihat cowoknya, Reno sedang bermesraan dengan cewek yang nggak asing lagi bagi Allyra, ADEL!!!

Allyra segera menghampiri Reno dan Adel dengan wajah merah padam karena marah.

“Aduuh, gue iri banget liat kalian berdua. So sweet banget sih.” Ucap Allyra menyindir. Hingga mereka berdua membalikkan badan dengan wajah seperti melihat kuntilanak!.

“Allyra!!” pekik Reno dan Adel hampir bersamaan.

“Makasih banget buat kejutannya hari ini. Lo emang sahabat gue paling menjijikkan, Del! Dan lo Ren, kita P U T U S ! ! ” ucap Allyra dengan marah dan kemudian pergi meninggalkan mereka berdua yang sedang shock.

===== oOoOoO =====



Di tepi danau kecil, terlihat cewek berseragam abu-abu putih dengan rambut hitam panjang yang dikuncir kuda sedang menangis sesenggukan dengan memeluk gitarnya.

Randy menghampiri Allyra, dan duduk di samping cewek itu. Sepertinya Allyra tidak menyadari keberadaan Randy di sampingnya.

“Lo kenapa, Lyr? “ tanya Randy memecah keheningan.

“Ran, sejak kapan lo ada disini?”

“Cukup lama. Mereka bertengkar lagi?”

“Nggak, bukan soal bokap nyokap gue. Tapi soal Reno.”

“Reno? Kenapa dengannya?”

“Re..no selingkuh sama Adel, Ran. Gue nggak nyangka mereka berdua khianatin gue.”

“Gue udah pernah bilang sama lo. Reno emang cowok brengsek. Udahlah, Lyr. Lupakan dia, dia nggak pantas punya cewek sebaik lo. Lo juga nggak pantes dapet cowok brengsek kayak dia.”

“Ya. Gue emang udah benci dan muak sama mereka berdua. Mungkin Tuhan punya rencana lain buat gue. Gue yakin Tuhan akan memberikan yang terbaik buat gue. Gue percaya itu.”

Randy tersenyum mendengar ucapan Allyra. Itu yang Randy suka dari Allyra, Suka??. Ya Randy memang udah lama menyimpan rasa pada Allyra. Sudah hampir 7 tahun lamanya. Dan Randy belum bisa ngungkapin rasa itu pada sahabatnya. Ia ingin memastikan dulu perasaan Allyra padanya. Ia tak ingin menghancurkan persahabatan mereka.

“Lyr..”

“Apaa?”

“Gue pingin dengerin lo maen gitar sama nyanyi lagunya Yui_Love and Truth.”

“Hmm. Oke bos.” Jawab Allyra yang kemudian mengambil gitarnya dan mulai memainkan lagu favorit mereka berdua.

Karappo no kokoro wa anata no kimochi wo mada mitsukerarenai



Onaji e wo nido to egaku koto wa dekinai no ni

Atashi no kanjou wa tada kurikaeshite bakari

Ai no uta wo kikasete yo sono yokogao mitsumeta

Anata no koto shiritai yo mou deatte shimatta no

Donna ni sabishikute mo mata aeru ki ga shite iru kara

Riyuu nante iranai hiki kaesenai koto wo shitte iru

Kono mama ja wasuremono ni natte shimau desho?

Atashi no kanjou wa namida no oku kagayaita

Ai no uta wo kikasete yo sono yokogao sono saki ni

Anata ga ima mitsumeteru hito ga iru to wakatte mo

Tsubasa wo kudasai to shinjite utau you ni atashi datte chikau yo

Kako no zenbu uke ireru tte kimeta

Ai no uta wo kuchizusamu sono egao ni furetai

Anata ga ima mitsumeteru hito ga iru to wakatte mo

Ai no uta wa owaranai mou deatte shimatta no

Owaranai...



Love & truth

“Pulang yuk, Ran. Nggak kerasa udah jam 8 malem.”

“O iya. Yuk. Ntar lo di cariin lagi.”

“Siapa yang peduli sama gue?”

“Gue.”

“Ha?”

“lupakan.”

Mereka pun pergi meninggalkan danau. Allyra sudah mulai melupakan masalahnya dengan sahabt dan mantannya itu. Randy lega karena Allyra sudah putus dari cowok brengsek seperti Reno. Selama ini memang randy nggak pernah setuju kalo Allyra sama Reno. Ada sebersit persaan nggak rela karena cewek yang dia sayang pacaran sama cowok kayak Reno. Nggak tau kenapa Randy ingin menjaga Allyra sampai kapanpun. Bukan hanya sebagai sahabat, tapi lebih dari itu.

“Hellooo. Ran? Kok malah melamun sih? Ngelamunin siapa hayoo?”

“Eh, nggak kok.” Jawab Randy salah tingkah.

“Mau masuk dulu nggak?”

“Nggak usah. Udah malem, lyr.”

“Ya udah hati-hati ya, Ran. Jangan bengong terus, malem-malem ntar kesambet lho. Hehe” kata Allyra cengengesan.

“Iya. Lo juga. Cepet tidur ya, jangan lupa mimpiin gue.” Jawab Randy dengan meninggalkan rumah Allyra. Allyra tersenyum.



===== oOoOoO =====

“Ran, 4 hari lagi gue bakal tampil di acara ultah sekolah. Lo mau gue bawa in lagu apa?”

“Hmm, Yui_Good Bye Days sama Lagunya Lala Karmela_Satu jam saja.” Jawab Randy dengan senyumnya yang manis.

“Kok lagunya yang menyedihkan banget sih.”

“Gue suka aja lagi. Kalo nggak mau juga nggak papa.”

“Oke deh. Gue bawain dua lagu itu sebaik mungkin, sepesial buat lo.”

“Buat gue? Makasuh banget :p.” Jawab Randy

“Lyr...Gue mau bilang sesuatu sama kamu.”

“Apa? Lo mau bilang apa? Bilang aja lagi. Pake ijin segala.”

“Aku serius, Lyr. Aku cuma mau bilang. Aku..u..u Cinta sama kamu. 7 tahun sudah aku menyimpan rasa ini. Dan aku baru bisa mnyatakannya detik ini. Entah kenapa aku ingin menjagamu walau hanya sebentar...”

“Ran..”

“Tunggu Allyra, biarkan aku menyelesaikan kata-kataku.”

“Baiklah.”

“Tapi bukan sebagai sahabat, tapi lebih dari itu. Kamu tahu? Sakitnya hatiku waktu kamu pacaran sama Reno. Sakitnya hatiku saat kamu di sakiti sama Reno. Sakitnya hatiku saat aku harus menyimpan rasa ini selama bertahun-tahun. Allyra...Aku Sayang kamu..maukah kamu jadi orang spesial di hidupku? Menjadi seseorang yang akan selalu hadir di setiap hembusan nafasku?”

“Ran..Aku..”

“Kamu tak perlu merasa terpaksa, kamu boleh menolakku.”

“Ran....”

“Jawablah sesuai dengan kata hatimu.”

“Raandyyyy! Dengerin aku ngomong. Kenapa kamu baru bilang itu sekarang? Kenapa nggak dari dulu? Aku juga sayang kamu. Sudah lama. Sejak kita kenal beberapa tahun silam. Saat kita masih belum mengenal arti cinta. Tapi aku merasa kalau kamu tak punya rasa yang sama denganku. Makanya, aku berusaha lupain kamu dengan menerima cowok y`ng hadir di hidupku, seperti Reno. Tapi kenyataannya rasa ku padamu tak pernah berkurang sedikitpun. Rasa itu semakin menggebu-nggebu. Karna aku sudah menganggapmu lebih dari seorang sahabat. Aku juga sayang kamu Randy. Aku mau menjadi orang yang akan membuat setiap detikmu menjadi indah. ”

“Kamu serius, Lyr?”

“Ya. Aku sepuluh rius.” Lyra menangis terharu. Randy tersenyum lega. Mereka pun berpelukan. Danau ini telah menjadi saksi cinta mereka berdua. Pahit dan manisnya kisah yang mereka lalui selama bertahun-tahun.

===== oOoOoO =====

4 Hari kemudian....



Siang ini hujan deras mengguyur kota Bandung. Hari ini adalah hari ulang tahun SMA Cendikia Bandung yang ke 36. Allyra terlihat gelisah.

sepuluh menit lagi ia akan tampil di atas panggungmengisi acara pensi. Membawakan dua lagu spesial untuk orang yang ia sayangi. Tapi sayangnya cowok yang dia tunggu-tunggu tak kelihatan batang hidungnya. Tak lama kemudian terlihat randy datang dalam keadaan basah kuyup. Randy menghampiri Allyra.

“Randy, kamu nggak papa?” Randy hanya tersenyum, tak mengeluarkan sepatah kata pun. Kemudian Randy mengeluarkan MP3 nya dan memperdengarkan lagu Bembi_ Perpisahan kepada Allyra.

Usai sudah kita akan berpisah



Peluk aku, pegang erat tanganku

Saat ini hari perpisahan kita

Jangan pernah engkau lupakan aku

Bersenang-senanglah, hari ini milik kita

Nikmati-nikmatilah sebelum kita berpisah

Menangis, menangislah

Dan segala cerita jangan terlupa



Allyra mendengarkan dengan seksama. Hingga akhirnya MC memanggil namanya.

“Aku naik ke panggung dulu ya, Ran. Dengarkan lagu yang aku bawakan buat kamu.” Kata Allyra yang kemudian naik ke atas panggung dan mulai memainkan gitarnya.

Kini seluruh penonton yang berada di acara itu terbius dengan Alunan lembut lagu pertama yang di bawakan Allyra dengan suara emasnya.

Satu jam saja....

jangan berakhir aku tak ingin berakhir



satu jam saja kuingin diam berdua

mengenang yang pernah ada

jangan berakhir karena esok takkan lagi

satu jam saja hingga kurasa bahagia

mengakhiri segalanya

tapi kini tak mungkin lagi



katamu semua sudah tak berarti

satu jam saja

itupun tak mungkin, tak mungkin lagi

jangan berakhir kuingin sebentar lagi



satu jam saja ijinkan aku merasa

rasa itu pernah ada



Lagu kedua terdengar menggema ke seluruh ruang yang ada di SMA Cendekia. Allyra mampu membawakannya dengan hati. Allyra menyanyikannya dengan menatap Randy di bangku penonton yang sedari tadi hanya diam dan tersenyum.

Yui_Good Bye Days

Dakara ima ai ni yuku, sou kimetanda

Poketto no kono kyoku wo kimi ni kikasetai

Sotto boryumo wo agete tashikamete mitayo





OH GOODBYE DAYS ima

Kawari ki ga suru

Kinou made ni SO LONG

Kakkou yokunai yasashisa ga soba ni aru kara

LA LA LA LA LA WITH YOU



Katahou no EARPHONE wo kimi ni watasu

Yukkuri to nagare komu kono shunkan

Umaku aisete imasu ka?

Tama ni mayou kedo

OH GOODBYE DAYS ima

Kawari hajimeta mune no oku ALLRIGHT

Kakkou yokunai yasashisa ga soba ni aru kara

LA LA LA LA NOW WITH YOU

Dekireba kanashii omoi nante shitaku nai

Demo yattekuru deshou, oh

Sono toki egao de "YEAH HELLO MY FRIEND"

Nante sa ieta nara ii noni

Onaji uta wo kuchizusamu toki

Soba ni ite I WISH

Kakkou yokunai yasashisa ni aeta yokatta yo

LA LA LA LA GOODBYE DAYS





Setelah lagu Good Bye days selesai. MC menaiki panggung dan segera mengumumkan berita duka.

“di hari ulang tahun sekolah kita, kita harus melepas kepergian Salah satu siswa SMA Cendekia Bandung dari kelas 2 IPA 1 yang mengalami kecelakaan saat hendak menuju sekolah.”

Kata-kata MC terputus

“Astaga teman sekelas Randy kah siapa?” batin Allyra



“Dia tewas di tempat. kami turut berduka cita Selamat jalan temanku Aditya Randy Pratama...Kami semua menyayangimu,

Do’a kita menyertaimu....Randy. Tidur yang lelap, selamat jalan.”

Allyra berdiri mematung di atas panggung. Dia shock.

“NGGAK MUNGKIN!! Randy datang ke sekolah! Dia tadi menemuiku. Jangan membuat cerita yang tidak-tidak!” teriak Allyra

“Tidak, Allyra. Randy sama sekali tidak datang ke sekolah.” Jawab Ade, teman sekelas Randy.

Allyra turun dari panggung dengan tangisan tak percaya. Dia menatap bangku yang sedari tadi di tempati oleh Randy. KOSONG!. Allyra memeluk Icha.

“Nggak mungkin, Chak. Tadi Randy datang sebelum aku tampil.”

“Sudah lah, Lyr. Mungkin itu cara berpamitan randy sama lo. Lebih baik sekarang kita lihat kebenarannya.”

“Ya. Aku mau ke rumah Randy!!.” Allyra menangis sejadi-jadinya sambil memeluk Icha. Mereka menuju rumah Randy

===== oOoOoO =====



Allyra menangis di depan makam Randy. Sebuah nisan putih tertulis nama “Aditya Randy Pratama”

“Ken`pa kamu ninggalin aku secepat itu, Ran? Tuhan membiarkan kita bersama sebagai pasangan kekasih hanya 4 hari? Kenangan yang kamu berikan padaku begitu singkat.” Kata Allyra sambil menangis sesenggukan.

“Allyra..” panggil seorang ibu berwajah cantik, mama Randy

“Tante..ada apa?”

“Saat kecelakaan polisi menemukan ini.” Tante Nira memberikan sebuah kotak bermotif “love” dan dia atasnya tertulis “To: Allyra Sayang” pada Allyra .

“Untuk Allyra tante?”

“Ya. Itu dari Randy.”

“Makasih tante.”

“Ya. Allyra, tante juga berterimakasih karena kamu sudah memberikan kebahagiaan pada Randy di hari-hari terakhirnya.”

“Sama-sama tante.” Jawab Allyra yang kemudian kembali menjatuhkan air matanya, dan memeluk mama Randy.

===== oOoOoO =====

Allyra terpaku di kamar tidurnya. Ia memandangi lukisan Randy dan menggenggam kotak pemberian Randy.

Butiran kecil menetes dari pelupuk mata cewek itu. Allyra membuka kotak pemberian randy.

Di dalamnya berisi foto mereke berdua saat liburan, kalung putih berbandul merpati dan juga surat. Allyra meletakkan foto itu di mejanya. Dan kemudian membuka surat randy.



To: Allyra Sayang



Allyra cantik, aku mohon saat ini kamu hapus air matamu, untukku. Aku ingin melihatmu tersenyum, Sayang. Maafkan aku jika aku harus pergi. Sayang... Kalung itu tanda cinta ku untukmu. Aku ingin kamu menyimpannya. Sayang, kamu harus berjanji padaku, jangan menangisi lagi pergiku. Aku selalu ada di sampingmu, di hatimu. Aku pernah bilang kalau aku akan menjagamu sampai kapan pun. Aku akan menepati itu. Aku menjagamu di setiap detak jantungmu. :D

lewat sepucuk surat yang terakhir yang aku kirimkan kepadamu..Kali ini tiada ada potong senja lagi,karena aku menuliskannya di kala malam,apakah aku harus menghadirkan sepotong malam untukmu,bukankah itu sama saja,malammu dan malamku,adalah bagian dari malam yang gelap dan malam yang membawa sunyi. Sayang.. percayalah..kita akan bersama, suatu saat nanti, di surga. J Satu yang tak akan pernah hilang, cintaku padamu. I LOVE YOU ALLYRA NADYNIA..



"Ada alasannya mengapa sekarang aku memutuskan untuk menemuimu

Aku ingin memperdengarkan padamu sepotong lagu dalam sakuku ini

Sambil pelan-pelan menaikkan suaranya (volume) untuk memastikan semua baik-baik saja

Sekarang, hari perpisahan

Aku tahu perasaan ini akan berubah

Sampai kemarin (hari-hari yang kita lalui terasa) begitu lama

(Hari-hari yang) terlarang tapi tetap berkesan

Saat aku bersama denganmu

Menyerahkan padamu salah satu sisi earphone-ku

Perlahan-lahan saat lagu mulai terdengar

(Aku pun berpikir) apakah aku bisa mencintaimu dengan baik?

Dan sesekali aku merasa bimbang

Sekarang, hari perpisahan

Segalanya mulai berubah, tapi sesuatu dalam hatiku baik-baik saja

(Seperti sebelumnya, hari-hari yang) terlarang tapi tetap berkesan

Saat aku bersama denganmu, sekarang

Kalau bisa aku tidak ingin bersedih, bagaimana tidak siapnya perasaanku

Tapi kau datang kan?

Waktu itu dengan tersenyum, (tak tahu) bagaimana aku akan mengatakan "Hai, teman" dengan baik

Saat menyenandungkan lagu yang sama

Aku berharap ada di sisimu

Hari perpisahan yang tidak menyenangkan

Tapi aku senang bertemu denganmu..." (Terjemahan lagu Goode Bye days _ Yui)



Love

Randy




Allyra menangis terharu. Ia pun tersenyum. Allyra yakin saat ini kekasihnya berada di sampingnya.

“Randy sayang...Aku tahu kamu ada di sisiku saat ini. Aku tak percaya lagu yang aku bawakan saat itu, Good Bye Days (hari perpisahan) benar-benar menjadi nyata. Karena hari itu pula merupakan pertemuan kita yang terakhir. dan lagu yang kau perdengarkan untukku (perpisahan_bembi) adalah LAGU TERAKHIR darimu. Sayang,, cinta darimu tak akan pernah pudar di hati ini, kasih sayang darimu adalah keindahan abadi. Randy, terimakasih karena sudah mencintaiku, membiarkan hadirku di pagimu, membiarkan matamu menjadi tempat paling sejuk untuk jiwaku berteduh...I LOVE YOU..” Allyra meangis saat mengucap kata-kata itu. Ia pun memakai kalung merpati pemberian Randy. Kemudian mencium foto Randy.

===== oOoOoO =====

Bicara, tertawa, bertingkah semaunya



Sudah saatnya kau tenang di alam sana

Hari - hari yang kan ku jalani

Kini semua kan terasa sunyi ...

Walau hampa pasti ku hadapi

Ku ucapkan slamat jalan ...

Slamat jalan sayang, semoga kau tenang

Semua canda tawa bayangmu takkan

pernah hilang

Dalam setiap langkah, kau slalu ada

Sampai kini ku tak percaya kau telah tiada

Mungkin batu nisan pisahkan

dunia kita

Namun ambisimu kan kujaga slalu

membara

Gapailah doa yang slalu kubaca

Menemani langkahmu menuju singgasana

surga

Hari - hari yang kan ku jalani

Kini semua kan terasa sunyi ...

Walau hampa pasti ku hadapi

Ku ucapkan slamat jalan ...

Selamat tinggal

tidur yang lelap

mimpi yang indah

selamat jalan..



Cerpen By : Della Zhafira

Aku Bisa ~♫♪♫


sejak engkau mendua
entah apa yg kurasakan
memendam perih
menyimpan luka

sampai pada saat ini
aku memulihkan rasa di hatiku
baru aku bisa
bisa bicara


 demi aku yg pernah ada di hatimu
pergi saja dng kekasihmu yg baru
dan aku yg terluka oleh hatimu
mencoba mengobati perihku sendiri

aku yakin bisa, aku bisa tanpamu
sampai pada saat ini
aku memulihkan rasa di hatiku
BARU AKU BISA...BISA BICARA

Rinduku Untukumu *Diaryku

Aku..
Aku disini..
merindukanmu lagi..
merindukanmu setengah mati..
Aku..
aku disini menangis lagi
Merasakan kesepian
tanpamu..dan tanpa senyummu
Sampai kapan aku begini?
Aku selalu memikirkanmu..
Aku selalu merindukanmu
Tapi..
aku memang bukan yang terbaik untukmu..

Tuhan..bolehkah aku meminta?
agar dia kembali padaku?
walau hanya untuk sekejap ..
walau itu untuk yang terakhir kalinya..
sungguh..
aku rindu keberadaannya
disetiap pagi dan malamku
disetiap hembusan nafasku
walau aku tahu..
bintangku tak akan pernah kembali...


By : Della_Chocoberry

IBU!! Maafkan Aku.. *Cerbung (Part 1)

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya.
Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun.
Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan.
Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”
” Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu
“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi.
Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.
“Adaapa nona?” Tanya si pemilik kedai.
“tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.
“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,…
ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”
“Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai
Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata
“Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi utukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”
Ana, terhenyak mendengar hal tsb.
“Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.
Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia mnguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya.
Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya.
Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas.
Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang”
Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.
Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita.
Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.

Cinta dan Kebenaran (Love and Truth)

Aku berpikir banyak tentang cinta...

waktu tidak berhenti untukku
hati ku masih kosong tidak dapat menemukan perasaan mu
Aku tidak pernah bisa menggambar gambar yang sama dua kali
tapi emosi ku hanya mengulangnya lagi dan lagi

Biarkan aku mendengarkan "lagu cinta mu. "
aku menatap dirimu
aku ingin tahu tentang mu, sekarang aku telah bertemu denganmu
Tidak peduli betapa kesepiannya aku, aku berfikir, kita akan bertemu lagi
aku tidak perlu alasan; aku tahu aku tidak bisa kembali
Dengan cara itu sekarang
Aku hanya akan menjadi bagian dari memori kamu, kan? Emosi ku bersinar seperti kedalaman air mata ...

Biarkan aku mendengarkan "lagu cinta mu. "
aku mengerti ada orang yang kau pandang tepat di depan mu
tapi ...
Tolong beri aku sayap dan percaya bahwa, seperti halnya dengan lagu ini
aku bersumpah
Aku sudah memutuskan untuk menerima semua masa lalu

Ku Lantunkan "lagu cinta" ...
Biarkan aku sentuh senyuman di wajahmu,
meskipun aku mengerti ada orang yang kau pandang tepat di depan mu..
  "lagu cintaku" tidak pernah berakhir
Aku sudah bertemu dengan mu...
... Itu tidak akan pernah berakhir ... cinta & kebenaran

Love And Truth

Cinta Di ujung Kematian

sunyi...
terpaku aku dalam kekosongan
menjerit aku dalam kehilangan
kehilangan akan dirimu
jauh dalam kehampaan

menangis aku
melihat engkau terbujur kaku
di pembaringan terakhir
kuciumi kain sucimu
sebagai salam perpisahan

kau adalah inspirasiku
kau adalah penyejuk
di kala aku gundah gulana
kaulah tangis dan tawaku
kau adalah harapanku

hancur semua impianku
di saat keabadian itu
datang menjelma

ingin ku menuai harapanku
dalam kisah cinta yang abadi
namun aku menuai cinta
di ujung kematian....

Surat Kecil Untuk Tuhan

senyum adalah tangisku, tangis adalah lukaku
indah dunia tak terasa oleh derita
luka hati selalu ada mengikutiku

Tuhan ku ingin seperti mereka
tak ada air mata yang terjatuh lagi
semua ku serahkan kepadamu
jalan yang terbaik pasti untukku
ingin ku raih cahaya, ingin semua berbeda
mungkin ini yang terbaik dalam hidupku
tapi semua bukanlah yang aku mau

Tuhan ku ingin seperti mereka
tak ada air mata yang terjatuh lagi
semua ku serahkan kepadamu
jalan yang terbaik pasti untukku

Tuhan ku ingin seperti mereka
tak ada air mata 
semua ku serahkan kepadamu
jalan yang terbaik pasti untuk aku

Tuhan ku ingin seperti mereka
tak ada lagi luka, tak ada derita
tapi aku hanya manusia yang hanya meminta
Kau menentukannya, Kau menentukannya, Kau menentukannya

Bertahan~ *Diaryku

3bulan sudah aku menyayangimu..
3bulan sudah aku menantimu..
3bulan sudah aku merasakan sakitnya cinta..
KARENAMU...

aku tak tahu..
berapa lama lagi aku dapat bertahan
setelah penantian panjang..
semua hanya berakhir mnyakitkan
penuh air mata

aku lelah..
kenapa aku yang selalu mengalah ?
kenapa aku yg harus berkorban?
dan kenapa harus aku yang selalu kau sakiti
aku..
sekuat hatiku
mencoba melawan dan menghadapi semuanya
ku kan mencoba untuk tetap BERTAHAN

aku tahu, Tuhan mendengar setiap do'a ku
aku Percaya, tuhan Maha Adil
dan Aku percaya bahwa karma selalu hadir, disetiap jengkal nafas manusia...

By : Dhella_chocoberry

Senin, 26 Desember 2011

Penantian~ *diaryku

selama ini..
sayangku padamu begitu besar
namun kau tk pernah bisa merasakannya
untuk kesekian kalinya , kau menyaitiku
hingga tak terasa ..
saat aku menulis ini, butir" air menetes di pelupuk mataku

pedih ini,
biar aku saja yang merasakan
bintang..
kurelakan bila memang hanya "DIA" yang terindah
dihatimu

aku tak pernah berharap kau menjadi milikku..
kehadiranmu disisiku, dan juga senyummu
lebih dari cukup mmbuatku bahagia
Sungguh...

aku akan tetap bertahan disini
menantimu.. menanti sebuah harap tanpa kepastian

By : Dhella_chocoberry

CURCOL nih :D

Haii sahabat DL.. memang cerpen" di bawah ini bukan karya ku...tapi itu cerpen adalah favoritku..
skarang ini aku lagi belajar bikin novel nih...tapi agak males , soalnya panjaaang
kalo novel kayaknya bakal lama nih selesainya..n gabakan aku post in di sini kan?? hehe (panjang bgt)
jadiii...skrang aku coba buat cerpen ..TUNGGU CERPENKU ya sahabat..:)

aku emang cinta banget sama fiksii...:*
sebernya aku pingin jadi penulis..tapi penulis bisa jadi sampingan kaan? doa in aku jadi dosen Akuntnsi ya ato kao nggak psikologi (banyak nyaaaa hehe)

oke dah..curcol nya ..pokoknya tunggu CERPEN KU yaaaa :D

Akhir Penyesalan

Hari nie adalah hari yang spesial banget buat aku,bukan karena aku Ultah, tapi karna orang yang spesial dalam hidup aku mw datang kerumah. Ya aku gak tau sh apa mksudnya datang ksini, padahal selama aku berhubungan ma dya baru sekarang dia mw datang k’sini. Ya katanya sih ada hal yang penting banget yng mau dia sampaikan ke aku. Ihhh …..hati nie makin deg-deg’n aja nunggu dia datang. Sambil berbaring2 di kamar aku menunggu dengan persaan yang gak sabar,. Gak lama aku dengar ada suara yang manggilin dari luar, Nia….Nia…..!!!!! kayak suara mama sih,ada pa ya ‘tanyaku dlam hati’.
Ya Ma,,,,!!! Ada apa ?…..’jawabku’. Tu ada temen kamu yang nyari”n kamu ‘jwb mama’. Siapa ma ?’tanyaku lagi’… katanya dia Randi.tu dia nungguin kamu di luar. Ya Ma,,,,,!!!!! Wah Randi udah datang,…segera aku beranjak dari kamar untk nemuin dia.. hai Ran pa kabar ? ayo silakan masuk dulu,’sapaku’. Gak usah soalnya aku buru2 juga nie,aku Cuma ingin mengatakan sesuatu ama kamu aja. Sesuatu,.???ko kyaknya aneh gini sih,emang segitu pentingnya ya ampe kamu begitu tegangnya ‘kataku dengan panjang lebar’. Nia sebelumnya aku minta maaf ama kamu kalau selama ini aku pnya salah atau selama ini aku udah buat kamu gak nyaman dengan sikap aku yang buat kamu bingung dan sebenarnya aku t2 sayang banget ama kamu dan gak mau kehilangan kamu. Kamu adlah orang yang paling berarti dalam dalam hidup aku “jelas Randi”. Ran …kamu nie ngomong apa sih,ko jadi tambah ngawur gini,kayak orang mau pergi aja,,”kataku”. Maaf nia kayaknya aku gak bisa lagi untuk jalani hubungan ini,aku gak mau buat kamu kecewa karena aku gak pantas buat kamu dan gak bisa ntuk bahagian kamu,dan aku harap kamu gak benci sama aku. Aku harap kamu ngerti dengan semuanya. Apa Ran ??,,,, apa aku gak salah denger nie…!!! aku ingin kita putus,,!!! Htiku bagaikan d’sambar petir dan aku gak bisa bicara lagi,hingga aku terduduk lesu dan rasanya hampir pingsan aku. Pu ..tusssssss……..!!!!!! Ran aku rasa kita gak punya masalah,tapi kenapa kamu bicara seperti itu. Apa salah aku ?…”kataku”.. Nia justru aku yng minta maaf ama kamu,aku gak bisa jelasin muanya sekarang,tapi aku yakin suatu saat kamu akan mengerti. Maaf’n aku,…!!!!”kata Randi”,.
Malesnya hari nie aku mw berangkat ke sekolah,aku masih gak percaya dengan apa yang terjadi tadi malam. Muanya itu bagai mimpi buruk dalam hidup aku. Tapi hari ada ulangan bahasa inggris,jadi aku harus sekolah. Dengan langkah yang gontai aku melangkah menuju kelasku,.. Met pagi Nia,…!!!sapa Mita””..pagi juga,..!!!jawabku dengan pelan””.. Nia kamu kenapa kok jadi pucat gimi sih,kamu sakit ya ? kenapa kamu sekolah juga ? seharusnya kamu istirahat aja d”rumah..”kata mita bertubi2”. Aku gak sakit Mit,tapi aku lagi bingung antara mimpi dengan nyata nie. Kenpa Randi minta putus dari aku tadi malam. Apa ??? putus!!!!!,,, apa aku gak salah denger nie ?…. ah gak mungkin Nia…!!!’kata mita gak percaya”. Aku aja gk percaya dengan apa yang aku denger semalam,aku kira itu semuanya Cuma mimpi,tapi itu emang kenyataanya sekarang Mit. Aku pun gak tau apa alasannya. Eh Nia tunggu dulu coba kamu liat tu kayaknya itu Randi deh,tapi ama siapa ya dia ?,, Randi ?… maksud ama siapa gimana ? itu coba kamu liat,kayaknya dia lagi gandengan ama cewek deh,tapi kayaknya bukan anak sekolah kita . atau jangan2 tu cewek anak baru disini,tapi kok bisa ama si Randi sih.’tambah Mita lagi’. Ya Tuhan apa ini alasan Randi buat mutusin aku tadi malam,apa karene cewek lain ?..kenapa dia tega sih ma aku ..? tanpa tersa air mataku mengalir. Nia sabar ya mungkin nie bukan seperti yang kamu fikirn’ kata Mita menghiburKu”. Semuanya udah jelas kan Mit,tadi malam dia mutusin aku tanpa ada alasannya dan sekarang dia udah ama cewek lain lagi,apa itu bukan suatu bukti kalau selama ini dia bohongin aku “kataku’. Ya Ni tapi kamu sabar ya mungkin cobaan buat kamu,.
Tiba 2 guru bahasa inggris masuk dan memberikan soal ulangan. Dan jujur aja mungkin nilai aku sekarang akan turun drastis,karena aku bener2 gak bisa konsentrasi untuk ngerjain soal. Hari ini emang begitu berat banget untuk aku lalui,karena dalam fikiran aku hanya ada Randi dan Randi aja…..
Dua minggu udah berlalu tapi tetap aja aku gak bisa untuk lupa”n Randi dalam fikiranku. Dan randi sekarang gak mau bicara sama aku sejak dia dekat ama anak baru itu. Ternyata anak baru itu adlah pindahan dari bandung dan sekarang dia satu kelas sama Randi. Melihat mereka begitu dekat membuat aku tambah sakit hati aja. Sering banget aku lihat mereka makan bareng di kantin. Siang ini aku dan Mita seperti biasanya pergi makan ke kantin,dan kebetulan ketemu ama anak baru itu. Tiba2 dia kok nyapa aku dan kenalan gitu ma aku.
Hei kamu Nia ya ? kenalkan aku Rinda,!! Mau makan barengkh,..!!’kata Rinda”. Tiba2 aku langsung emosi aja dan tanpa aku sadari aku bicara kasar ma Rinda. Eh kamu itu ya jangan sok baik deh dan pura2 gak tau ya. Gara2 kamu Randi mutusin aku. Dasar kamu tu ya gak tau diri,perusak hubungan orang “kataKu”. Nia udah deh gak enak ma temen2 kalau kamu berantem d”sini”kata Mita sambil mengajakku pergi”. Tunggu dulu Nia”cegah Rinda”. Kamu salah faham kalau kamu berfikir seperti itu,semuanya itu gak seperti apa yang kamu fikirkan. Alahh… gak usah banyak alasan deh,semuanya itu udah nyata kok masih bisa ngelak aja”kataku sambil berlalu”..
Setelah pertengkaran itu,gak pernah lagi aku ngelihat Rinda dan Randi makan di kanti bareng lagi,bahkan aku juga gak ada ngelihat randi di sekolah lagi. Aku sih sebenarnya gak mau tahu soal Randi lagi,tapi persaan aku gak enak aja dan kefikiran aja lagi tentang dia. Apalgi semalqam aku bermimpi kalau Randi datang dan pamit untuk pergi. Aku lihat begitu nyata dan dia memeluk aku dan setelah itu dia lenyap begitu saja.
Mit…mit…mita…!!! panggilku”’!! kenapa Ni ?.. aku mau minta tolong ma kamu,cariakn informasi tentang randi dong,kok beberapa hari nie aku juga gak ad lihat dia,”kataku’. Wah ada apa nie,kok tumben kamu mau tau tentang dia,padahalkn kamu benci banget kalau aku tanya2 soal dia.”kata Mita”. Udah deh gak usah banyak tanya,..!!! ok deh bos..!!!!!
Apa bener ya Randi bebrapa hari gak sekolah karena dia sakit,tapi sakit apa dia ko ampe lama gitu. Selama aku kenal ma dia baru kali ini dia bolos sekolah ampe beberapa hari gini. Tiba2 aku ada denger suara seorang wanita yang menyapaku dari luar dan suaranya bukan dari mita deh. Aku emang sedang menunggu mita karna kami mau belajar bareng di rumahku. Tapi ko kayaknya lain ya,.. met sore Nia,..!!! sapa orang tersebut”. Rinda.,,? Kagetnya aku yang dtang ternyata Rinda,orang yang udah ngerusak hubngan aku ama Randi. Eh untuk apa kamu datang ke sini,sebaiknya kamu pergi dari sini “kataku dengan kasar”. Maaf Ni aku kesini hanya ingin ngasih sesuatu ama kamu dan ingin jelasin sesuatu yang emang seharusnya kamu tau.”tambah Rinda”. Ok kamu jelaskan sekarang dan setelah itu kamu pergi dari sini karena udah bosan lihat wajah kamu”kataku lagi”. Sebelumnya aku minta maaf ama kamu,kalau selama ini kamu mersa aku ngerusak hubungan kamu ama kak Randi. Tapi yang perlu kamu tau aku dan kak Randi adalah saudara kembar dan kami terpisah sejak kecil. Setelah kami dewsa barulah kami bertemu kembali karena aku bisa ada di sisi kak randi untuk terakhir kalinya.”jelas Rinda”. Apa saudara kembar ? untuk terakhir kali di sisinya ? aku jadi gak faham dengan semuanya ini “tanyaku bingung”. Ya aku dan kak Randi emang saudara kembar. Kenapa aku pindah ke sekolah ini karena aku ingin bisa menjaga ka Randi. Selama ini kak randi sebenarnya orang yang lemah.
Tapi sejak dia kenal sama kamu dia jadi punya semnagat buat jalani hidupnya, dia akhiri hubungan dengan kamu bukan karena dia gak cinta dan sayang ma kamu,justru sebaliknya. Dia gak ingin orang yang paling dia sayang dan berarti dalam hidupnya kecewa dan menngis saat dia pergi,. :jelas Rinda panjang lebar”. Mksud kamu ?’tanyaku lagi”. Kak Randi udah pergi ninggalin kita untuk selamanya,setelah bertahun2 dia berjuang melawan penyakitnya dan akhirnya dia gak sanggup lagi untuk melewati itu semua. Jadi msud kamu Randi meninggal,…!!!! gak..gak mungkin..!!! nia itulah kenyataannya. Aku hanya ingin jelasin itu semua sama kamu agar kamu gak slah faham lagi dengan semuanya. Dan sebelum kak Randi meninggal dia menuliskan surat ini untuk kamu dan dia ingin kamu tetap jadi Nia yang selalu ceria seperti dulu,..
Tanpa fikir panjang lagi segera ku buka surat itu dan bener itu adalah tulisan Randi..
Untuk : Nia sayangku
Saat kamu baca surat ini mungkin aku udah gak berada di dekat kamu lagi. Aku minta maaf kalau aku udah buat kamu sedih selama ini. Aku bukan bermaksud untuk ninggalin kamu, tapi aku hanya gak ingin lihat air matamu di saat aku pergi. Selama ini kamu adlah obat untuk penyakit aku. Kamu udah buat aku bisa bertahan menghadapi semua yang terjadi. Tapi aku ingin kamu tau betapa tersiksanya aku saat aku ambil keputusan untuk akhiri hubungan kita. Buat aku kamu adalah cahaya dalam hidup aku. Di saat aku tak ada lagi di dunia ini aku ingin bisa lihat kamu tetap bahagia dan tersenyum. Dan ku ingin kamu tau bahwa cinta dan sayang aku gak akan pernah berubah sampai kapanpun. Maafkan aku untuk terakhir kalinya. Tetap ceria dan jadilah Nia yang seperti dulu. Aku sayng kamu..
By : Randi
Randi maafkan aku karena selama ini aku berfikir kamu ngelupain aku, dan gak pernah cinta sama aku. Kenapa kamu tega berbuat seperti ini sama aku,.
Aku ingin selalu ada di samping kamu sampai detik terakhirMu. Randi maafkan aku,..!!!!
Gak terasa kepalaku tiba pusing dan saat aku terbangun aku udah ada di kamar. Ternyata di sampingku udah ada mama, mita dan papa. Aku baru sadar kalau tadi aku pingsan lama banget dan aku melihat mama nangis.
 
END

Dari Della : Randy..Selamat jalan teman...Do'a ku mnyertaimu

DIA untukMu (Cerpen)


Pagi itu mentari sudah menyambut. Burung-burung berkicau merdu, bunyi jangkrik telah lenyap. Sinar matahari menembus jendela kamarku yang masih tertutup tirai.

" Huh.. Silau!! Dasar matahari jelek!! Mau masuk kamarku izin dulu dong jangan asal nyelonong ajaa "

Aku beranjak dari tempat tidur, dan segera mandi.
Ku gerai rambut panjang coklat ku dengan pita di sisi kanan rambut depan, ku oleskan sedikit make-up dan lipgloss.

**

" Hallo dinaa.. Kamu tau ? semalem aku jadian loh sama angel sahabatmu itu " Bisma menghampiriku yang sedang membaca buku di perpustakaan.

' Angel ? mana mungkin ? Aku mencintai Bisma, bukankah dia sudah tau ? dan dia akan membantuku untuk dekat dengan Bisma ? tapi mengapa dia mengingkari semua itu ? Halah!! Shit!! Pengkhianat!! '  Aku meremas rok sekolahku.

Aku langsung pergi dari tempat itu, dan mencari angel. Tak mau tau dengan Bisma yang terheran-heran dengan sikapku tadi.

**

" jahat!!! " Aku menampar pipi kirinya.

" Maafkan aku dina, aku....... telah terlanjur mencintai Bisma "

" Alah!! Gue nggak mau tau!! Pokoknya gue benci sama lo ngel!! Elo sahabat nggak punya hati!! Melukai sahabat sendiri, mulai sekarang kita nggak punya ikatan persahabatan lagi!! " Emosi ku kini memuncak, dengan hati yang hancur berkeping-keping aku lari menjauhi Angel.

Terus berlari sampai ke Luar area sekolah, untungnya satpam sekolah tidak melihatku.

" GUE CAPEK HIDUP!! GUE MAU MATI!! SELAMAT TINGGAL DUNIAAAA !!! " teriak ku di tengah jalan raya.

Sebuah mobil truk molen melintas..

Dan..
Dan..
Dan..
Dan..

Dan..
Dan..
Dan..
Dan..

" Dina, jangan lakukan itu!! Dinaaaaa!!!!!!!!!!!! " Bisma berteriak di trotoar jalan raya.

Bukk..

Hantaman keras berbunyi nyaring di jalan itu, badan ku terhempas jauh bermeter-meter dari tempat sebelumnya. Darah segar merah mengental mengalir dari ujung kepala sampai ujung kaki. Pandanganku kian memburam, hingga ku tutup perlahan mataku.

Bisma yang melihat kejadian itu langsung membawaku ke Fasilitas Kesehatan Darurat.

**

" Ini salahku bis, aku menyesal telah melukai hati kecil seorang sahabat tercinta ku " Angel menangis di pelukan bisma

" Sudahlah, mari kita masuk.. "

**

Di ruangan serba putih, bau obat menyengat memenuhi aroma ruangan itu.

" Bis......Maa..... " Kataku lemah berputus-putus

" Bertahanlah Dinaa.. " Bisma memegang erat tangan dina.

" Mereka sudah dekat!! Mereka akan menjemputku " Aku menggigit bibir bawahku hingga berdarah

" Dinaa.. Bertahan!!!! " Angel memeluk tubuhku yang terbaring menahan sakit

" Mereka semakin dekat!! Aku merelakan cintaku Bisma kepada mu Angel, jagalah bisma. Dan Bisma jangan cewakan Angel. Ange,l Dia untuk mu. Tidak mereka mendekat.. AAAAAAAAAAAAA " Aku berteriak namun suara itu lenyap karena sang pemilik sudah tertidur untuk selama-lamanya.

Titttt...

" Innalillahiwainnalillahi roji'un "

Ku sesali cerita yang kini terjadi..
Mengapa disaat ku berdua..

Maafkan bila cintaku..
Tak mungkin ku persembahkan seutuhnya..
Maaf bila kau terluka..
Karena ku jatuh..
Di dua hati..




#End

SAHABAT? first Love


Di suatu senja, dimana terlihat semburat warna oranye yang menghiasi langit biru dan gumpalan awan putih. Terlihat seorang gadis cantik sedang duduk termenung di sebuah bangku taman tempat ia terbiasa menyendiri.
Tetapi saat ini dia tidak sedang sendiri, tanpa disadari gadis itu ada seorang laki-laki tengah duduk di sampingnya. Laki-laki itu memandangi gadis yang duduk disampingnya.
“Hey..” tegur laki-laki itu pada gadis di sampingnya.
Tampak si gadis manis itu tersentak kaget, “Eh, hai” jawabnya.
“Boleh kenalan? Nama gue Alvin, nama lo?” Tanya laki-laki tadi yang ternyata bernama Alvin.
“Boleh, gue Zevana, biasanya gue dipanggil Zeze” jawab gadis cantik itu yang bernama Zevana.
“wouh. Nama lo bagus” gumam Alvin pelan tapi masih bisa terdengar oleh telinga normal Zevana. Etdaah, yaiyalah normal, masa budek? Sutradara aneh banget bikin naskah.
“Tadi lo bilang apa?” Tanya Zevana, padahal aslinya dia denger tadi Alvin bilang apa.
“Ah eh. Eemm.. Tadi gue Cuma bilang nama lo bagus, yaah cocoklah sama orangnya” ucap Alvin gugup.
“Maksud lo?” kali ini Zevana bener-bener nggak ngerti.
“Maksud gue, nama lo bagus, cocok sama orangnya yang cantik” kata Alvin sambil cengengesan.
“Wooh. Gombal! Baru juga kenal” ujar Zevana tersipu-sipu.
“Eh, gue jujur loh Ze” Alvin menatap Zevana serius.
Zevana terdiam, dia malah memandang langit yang sudah hitam gelap. Terlihat bintang-bintang yang mulai menampakkan diri.
Tanpa menoleh, Zevana berkata, “Udah malem, gue pulang dulu yaa”
“Gue anter ya Ze” tawar Alvin.
Sedetik Zevana diam terpaku, “gak usah, gue bisa pulang sendiri” kata Zevana datar dan berlalu dari hadapan Alvin.
Sementara itu Alvin yang masih duduk membeku (lopikires?) di bangku taman menggumam, “Ze, gue tau lo itu Ana kan? Sobat kecil gue? Lo sekarang emang berubah, nggak kayak dulu, tapi gue masih inget, sangat sangat inget dengan lekuk-lekuk muka lo”
“Lo lupa ya sama gue? Gue Nathan Ze..” lanjut Alvin lalu ia beranjak dari bangku itu, menuju jalan yang biasa ia lewati untuk bisa mencapai (?) rumahnya.

***

Di kamar, Zevana merenungi pertemuannya dengan Alvin. Ia mengingat kata yang di ucapkan Alvin.
“Maksud gue, nama lo bagus, cocok sama orangnya yang cantik”
“Eh, gue jujur loh Ze”
“Gue anter ya Ze”
Kata-kata itu terdengar terngiang-ngiang (bahasa darimanaanih?) di telinga Zevana. Rasanya dia pernah mendengar kata-kata itu, persis, hanya saja bedanya kata yang pernah ia dengar itu menggunakan bahasa Aku-kamu.
“Errgghh! Apaan sih? Kayak gitu aja gue pikirin” ucap Zevana. Tetapi setelah ia mengatakan itu, ingatannya seakan-akan menyeruak ke dalam otaknya. Lalu ia merasakan sakit yang teramat sangat sakit di kepalanya.
“Arrgghh!” terdengar teriakan Zevana. Setelah berteriak Zevana pun pingsan.
Semenit kemudian orangtua Zevana menemukan Zevana dalam keadaan pingsan di lantai kamarnya. Lalu Zevana dibawa ke rumah sakit.
Sekarang Zevana terbaring di salah satu ruang rawat inap rumah sakit itu. Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa ingatan Zevana sudah mulai pulih. Dan setiap Zevana mengingat sesuatu di masa lalunya, kepalanya akan terasa sakit.
Orangtua Zevana melihat Zevana dengan miris, kecelakaan mobil 5 tahun yang lalu telah menghilangkan beberapa ingatan Zevana, termasuk ingatannya akan dirinya sendiri.
*Flashbackstart*
“Papaaah. Jangan ngebut Ana takutt!” teriak seorang gadis kecil sambil berpengangan pada pinggang ayahnya dan menutup matanya. Ia dan ayahnya sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk menjenguk neneknya yang sedang dalam masa kritis. Ya, tidak lain dan tidak bukan gadis kecil itu Zevana, tetapi saat ia masih kecil ia sering dipanggil Ana. Dan semenjak dia sekolah, teman-temannya memanggil Zeze.
Saat Zevana dan ayahnya melaju menggunakan motor di jalan raya, ada sebuah truk yang mengangkut pasir melaju di depan mereka.
Tak berapa lama, truk itu menabrak motor ayah Zevana.
BRAAAKK !!
Ayah Zevana tertindih motornya, sedangkan Zevana? Terpelanting sejauh 5 meter dan kepalanya sukses menabrak tiang listrik. (naudzubillahiminzalik)
Zevana dan ayahnya langsung dilarikan menuju rumah sakit terdekat, rumah sakit yang menjadi tujuan utama mereka. Tapi sekarang mereka di rumah sakit itu tidak untuk menjenguk nenek Zevana, tetapi dirawat akibat kecelakaan tersebut.
Ayah Zevana tidak mengalami luka serius, hanya saja tangan dan beberapa bagian tubuh ayah Zevana tergores aspal.
Mama Zevana menangis tersedu-sedu di samping Zevana yang terbaring lemah dengan tangan dan kepala diperban.
5 menit kemudian, dokter memasuki ruang rawat Zevana.
“Maaf bu, saya hanya ingin menyampaikan. Benturan keras di kepala Zevana menyebabkan beberapa atau bahkan mungkin seluruh ingatan Zevana hilang” Ucap dokter itu dan menatap mama Zevana dengan pandangan penuh rasa kasihan.
*Flashbackstop*
Sejak saaat itu orangtua Zevana memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Mengubah nama panggilan Zevana yang semula Ana menjadi Zeze. Berharap agar semua kejadian itu tak akan terulang. (gak nyambung)
Beberapa menit kemudian, terlihat jari-jari tangan Zevana bergerak. Lalu Zevana membuka matanya perlahan.
“maah, aku di mana?” Tanya Zevana pada mamanya, orang yang pertama kali ia lihat saat membuka mata.
“Alvin! Nathan!” seru Zevana tiba-tiba.
“Kenapa Zeva?” Tanya mama Zevana, dirumah Zevana sekarang di panggil Zeva.
“Alvin mah! Alvin itu Nathan!” seru Zevana ber api-api (awass kebakaran!)
“Alvin siapa? Nathan?” Tanya mama Zevana bingung. Sedetik kemudian mama Zevana baru menyadari bahwa ingatan Zevana mulai pulih.
“Kamu inget Nathan sayang?” Tanya mama Zevana lagi.
“Iya dong mah. Aku mau ketemu Nathan!” ucap Zevana semangat lalu beranjak dari kasur tempat ia terbaring tadi.
Sebelum Zevana benar-benar berlalu, mama Zevana menahan Zevana dulu. “Besok aja ya Zeva sayang, ini udah malem. Ya? Besok mama anter J”
Mendengar perkataan mamanya, Zevana melirik jam tangan putih yang melingkar  (?) di pergelangan tangan kanannya. Oh God! Ternyata jam menunjukkan pukul 21.00
“Emm.. Yaudah deh mah. Tapi besok biar Zeva berangkat sendiri aja. Nggak usah di anter” ucap Zevana tersenyum.
“Oke.. Sekarang kita pulang yaa” ajak mama Zevana.
***
“Aduh, gue bego! Di mana gue bisa ketemu Nathan yaa? Eh salah maksud gue Alvin” dumel Zevana sendiri, ia mondar-mandir di kamarnya. “Gue kan nggak tau rumahnya di mana.. Nomernya dia juga nggak punya.” Lanjut Zevana.
Tiba-tiba sebuah ide numpang lewat (?) di kepala Zeva. Dan seperti di kartun-kartun, tampak sebuah bohlam warna kuning di atas kepala Zevana (bayangin aja sendiri, haha :p)
“Ah Zevaa bego banget lo! Gue tunggu aja Alvin di taman! Dia pasti ke sana lagi!” kata Zeva sambil nepuk jidatnya sendiri.
Zevana berlari-lari kecil menuju taman kompleks rumahnya. Dan ketika ia sampai, bener aja, dia ngeliat Alvin duduk di bangku taman itu. Terlihat pandangan Alvin kosong, sepertinya sedang melamun.
Zevana duduk di sebelah Alvin dengan senyum mengembang di bibirnya.
1 menit..
3 menit..
5 menit.. (penulis nggak bisa ngitung, hahaha)
“Vin” Zevana memecahkan keheningan yang berlalu selama 5 menit itu.
Alvin tersentak, sadar dari alam lamunannya. “Ana?” ucap Alvin reflex.
“Hm.. iya” kata Zevana, dia kan udah dikasih tau semua ceritanya dia waktu kecelakaan trus hilang ingatan itu sama mamanya.
“Jadi bener lo Ana?” Tanya Alvin dengan  raut muka senang.
“Iya Nathan!” jawab Zevana gemas.
“Gue kangen sama lo!” teriak Alvin lalu memeluk Zevana.
“Gue jugaaa” Zevana balas memeluk Alvin.
“Sekarang panggil gue Alvin ya, jangan Nathan lagi” kata Alvin yang masih memeluk Zevana.
“Oke, lo juga panggil gue Zeze aja ya” ucap Zevana.
Alvin melepaskan pelukannya, ia menatap mata Zevana. “Ze, aku sayang sama kamu dari dulu. Waktu kita masih SD, aku cinta sama kamu. Tapi waktu kamu pindah gara-gara kecelakaan itu kamu pergi. Dulu aku mikir kita masih kecil, jadi nggak ada pacaran. Tapi sekarang kita kan udah gede, udah 15 tahun.” Cerocos Alvin. Lalu ia menarik nafas.
“Kamu mau nggak jadi pacar aku?” lanjut Alvin.
Zevana cengo sebentar, lalu ia mengangguk-angguk penuh semangat. “Mau banget”
Alvin pun memeluk Zevana lagi. Seakan nggak mau melepasnya, Zevana balas memeluk Alvin erat.


~THE END~


IPMDB :*

We are "ICHAK", "DHELLA", "PIKACHU"

WE ARE FOREVER FRIENDS :) :*

XE EXTRIME 2011/2012

Oleh KERE penting RAME
oleh KOPLAK penting KOMPAK
we ALWAYS together :D
UYEEEEEE? OTW..:)
"kita XE yg paling kompak dibanding kelas yang lain, maju serentak yang paling kompak
tunjukanlah yg terbaik..kuatkan diri dan janganlah kau ragu takkan ada yang hentikan XE.."

XE EXTRIME